Not seeing a Scroll to Top Button? Go to our FAQ page for more info.

Kebiasaan dan Cara Berfikir Seorang Programmer

Inilah beberapa kebiasaan programmer / Habits programmer — Seorang programmer biasa dikenal sebagai mahluk yang memiliki kehidupan sendiri, karena programmer kebanyakan menyendiri dan jarang bergaul. Hm…ini hanya kebanyakan ya, bukan semua!!

Sebenarnya ada beberapa alasan mengapa programmer sering dianggap berbeda di lingkungan masyarakat. Mereka sering kali hanya hidup di dunia mereka sendiri dan selalu melihat dan memikirkan kode yang dia buat kapanpun dan dimanapun. Maka tidak jarang seorang programmer terkadang tidak bisa konsentrasi saat bergaul, karena mereka sering kali memikirkan algoritma yang sebelumnya belum selesai mereka buat di komputer, dan sulit melupakan itu hingga algoritma tersebut sempurna.

Namun tidak semua seperti itu, itu hanya sebagian saja dan bahkan terkadang persepsi seseorang tentang programmer saja yang berlebihan.

Ada beberapa kebiasaan yang umum yang ada pada diri seorang programmer, seseorang tentu punya kebiasaan, baik itu kebiasaan baik maupun kebiasaan buruk. Dan, inilah beberapa hal menarik yang bisa anda ketahui tentang kebiasaan seorang programmer, agar anda tidak merasa aneh saat bersamanya.

1. Logis

Logika adalah modal utama seorang programmer, tanpa logika yang baik programmer tidak akan dapat menciptakan kode program yang strong. Keseringan menggunakan logika membuat programmer menjadi seorang yang logis dan mereka jadi terbiasa menggunakan logika dimana-mana, bahkan ketika berinteraksi dengan manusia di kehidupan bermasyarakat. Namun mereka juga jadi mengharapkan orang lain untuk bisa bertindak atau berfikir logis seperti mereka.

Baca juga :

Ini yang harus anda lakukan jika ingin jadi programmer

2. Perfeksionis

Perbedaan antara manusia dengan mesin adalah bahwa kita sebagai manusia memahami kehalusan atau memiliki kebijaksanaan dan dapat memberikan sesuatu yang ambigu atau ketidakpastian. Sedangkan menulis kode adalah tentang sesuatu yang selalu sempurna, tidak boleh ambigu atau bermakna banyak dan seringkali harus pasti, jika A maka A atau B atau AB. Itulah mengapa dalam kehidupan sehari-hari seorang programmer terkadang menjadi seorang yang perfeksionis, dan obsesif kompulsif.

3. Mengabaikan sesuatu

Programmer selalu mengoptimalkan pekerjaan yang mereka lakukan, kalau sudah bekerja biasanya mereka sangat fokus, oleh karena itu terkadang saat bekerja mereka sering kali mengabaikan sesuatu dan hanya total pada pekerjaannya, contoh mereka terkadang agak lalai karena tidak membuang sampah pada tempatnya ketika sedang serius bekerja dengan kode programnya, orang lain yang meliat tentu akan merasa aneh, kadang dianggap kurang bersih. Padahal mereka hanya sedang fokus, setelah pekerjaan selesai maka akan dibersihkan kembali. *Tergantung sifat seseorang juga sih.

4. Kurang peduli kesehatan

ketika sedang terjebak pada suatu kode yang sulit, program error atau banyak bug, programmer biasanya akan semakin serius, saat itu mereka akan melupakan atau melalaikan beberapa hal, bahkan lalai makan dan buang air. Hal ini tentu kurang baik dan berbahaya untuk kesehatan.

5. Menghitung dari nol

kebiasaan manusia adalah menghitung dengan dimulai dari angka 1, lain hal dengan programmer, anda akan sering mendapatkan programmer mulai menghitung dari angka 0, hal ini dikarenakan mereka kebanyakan menggunakan array, yang dimana penghitungan dimulai dari 0 bukan 1.

6. Menggunakan bahasa pemograman dimana-mana

Terlalu sering menggunakan bahasa pemograman tertentu membuat mereka terbiasa sehingga terkadang mereka menggunakan bahasa pemograman tersebut saat berinteraksi dengan manusia lain. Hal ini terkadang membuat mereka sulit dan membuat orang lain menjadi bingung. Anda tentu pernahkan melihat programmer komentar di status seseorang di facebook dengan menggunakan looping pengulangan, atau saat menulis status mereka menggunakan perintah echo “isi status” atau print “isi status”, yang biasanya lazim di bahasa pemograman PHP.



ARTIKEL TERKAIT

3 COMMENTS

LEAVE A COMMENT